Semakin banyak saja kwantitas kendaraan yang berlalu lalang di kota kecilku ini, saat siang menjelang, terik matahari menerpa tubuh pengguna jalan tanpa hambatan, pohon-pohon besar yang tadinya kokoh berdiri di pinggir-pinggir jalan kini tiada lagi, ditebang tanpa ampun oleh kebijakan pemerintah kota. Yah mau bagaimana lagi, sebagai warga biasa kita hanya bisa mendukung kebijakan yang sudah ditetapkan kan? Toh kita masih bisa melakukan banyak hal yang bisa menjadian kota kita lebih nyaman dan ramah kepada kita, contohnya dengan membuang sampah pada tempatnya, paling tidak walaupun kota kita udaranya panas, mata kita menjadi dingin melihat jalan-jalan yang selalu bersih.
Oke deh kita hentikan saja pembahasan di atas. Ngomongin masalah jalan, siang tadi secara tak sengaja ketika aku berhenti di salah satu perempatan lampu merah di kotaku, aku melihat sesosok cewe yang tidak asing lagi bagiku. Iya, tak lain tak bukan dia adalah cewe yang dulu pernah menjadi cinta monyet bagiku, dialah cewe yang pernah aku "obsesikan" selama bertahun-tahun semenjak kelas 2 SMP, karena satu dan lain hal, sesuatu yang amat mulia itu tak pernah tersampaikan hingga saat ini, but it's ok. Dia sekarang sudah punya suami dan memiliki 1 putri, sebenarnya itu ga terlalu mengejutkan bagi aku, karena memang semua sudah aku anggap sebagai masa lalu bagi aku, menjadi cerita yang mungkin aku akan tersenyum karena mengingatnya suatu hari nanti.
Membahas tentang masa lalu, dalam Islam masa lalu disebutkan menjadi sesuatu yang paling jauh jaraknya bagi umat manusia untuk menggapainya. Namum aku punya perumpamaan sendiri tentang itu. Masa lalu bagiku seperti kaca spion yang ada di mobil atau motor kita, sewaktu-waktu kita memang perlu melihat kaca spion untuk tahu keadaan di belakang kendaraan kita, tapi tentunya kita tidak boleh terlalu lama atau sering melihatnya, karena tujuan kita adalah di depan, bukan di belakang seperti yang terlihat melalui kaca spion, jika kita terlalu sering melakukannya tentunya akan berdampak buruk bagi keselamatan kita kan?
He he asyik ga perumpaan yang aku buat? Setuju ga kamu dengan perumpan itu? Kalau ga setuju, bagaimana dengan kamu? Punya perumpamaan sendiri ga tentang masa lalu? Di share bareng-bareng di sini ya! jjt.
Wednesday, February 17, 2010
Masa Lalu?
7:03 AM
No comments
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comments:
Post a Comment